Cameo Project dan Idealismenya dalam Berkarya

Best Regards, LIVE THROUGH THIS, 23 Mei 2017
Bagian kita hanyalah membuat konten sepenuh hati. Bagian Tuhan adalah mengirim orang yang nonton.

Cameo Project yang sudah mulai berkarya sejak 2012 makin dikenal sekarang. Di momen TRP 2017 yang bertempat di Semarang ini, IGNITE GKI berkesempatan untuk ngobrol dengan Cameo Project. Walau kurang dari 30 menit, obrolan bersama Andry dan Yosi menjadi sangat inspiratif. Dan humoris!

As we know, Cameo kini telah menjadi akun youtubers yang diperhitungkan. 231.367 subscriber tepatnya. Selain karena konsistensi berkarya, nada inspiratif nan menghibur jelas menjadi faktor utama. Terungkaplah bahwa memang ada sebuah idealisme yang mereka usung secara khusus.

“Kami membuat konten-konten supaya tidak ada konten yang berbau sensual, kata-kata kasar. Bagaimanapun permintaan klient, kami terus menjaga semua konten kami positif.”

Penjagaan kualitas itu bukan hanya soal value, namun juga bagaimana Cameo Project memastikan fresh idea terus mengalir. Mereka mengaku bahwa di dunia kreatif (atau di bidang apapun) tidak boleh ada kesombongan. Maka, sudah seharusnya pelaku industri kreatif rajin melihat segala video kreatif lainnya.

“Kita selalu terinspirasi dengan apa saja,” begitu kata Yosi untuk menegaskan. Ketika kami berusaha mencari tahu channel favorit, mereka sekali lagi konsisten menyatakan bahwa tidak boleh ada yang didewakan. Pelaku dunia kreatif harus membuka diri dengan segala masukan.

Kaitannya dengan pelayanan, Cameo Project memiliki standing point sendiri. Mereka percaya bahwa youtube dapat mengenalkan kebenaran Firman di sela nilai sekuler yang jauh lebih atraktif. Kekuatan konten adalah kuncinya. Kreatifitas tidak boleh dimotivasi oleh jumlah viewers atau jumlah subscriber. Bahkan nih, youth, mereka meyakini bahwa bagian kita hanyalah membuat konten sepenuh hati. Bagian Tuhan adalah mengirim orang yang nonton.

“Jauh lebih mending jika kita bikin konten serius dan ditonton hanya 10 orang, namun ternyata kesepuluh itu terinspirasi. Daripada satu konten dengan penonton satu juta namun yang terinspirasi justru tidak ada sama sekali.”
Yosi
“Konten berbobot itu sebenernya juga berguna buat upgrade diri kita sendiri. Banyak yang kontennya receh hanya untuk mengejar viewers. Itu memang kadang perlu, tapi justru sayang karena dirinya sendiri gak ke-upgrade, juga ga bikin dirinya bertumbuh dan jadi berkat buat orang lain.”
Andry


Photo By: Argha

Selain menginspirasi lewat karya, Cameo Project terbukti menjadi percontohan bagi banyak kaum muda yang ingin mengikuti jejak mereka. Sudah beberapa kali sekelompok kaum muda datang ke kantor mereka HANYA untuk brainstorming dan berdiskusi. Bagi mereka hal itu membuktikan bagaimanapun konten berkualitas akan lebih berdampak. Strategi lain yang mereka bagi untuk kita adalah kejelian untuk memanfaatkan momen (17 Agustus dan 28 Oktober, misalnya) untuk karya tematik tertentu. Dan menjadi variatif jika berkolaborasi dengan pihak lain. Hal itulah yang mereka lakukan di hari Musik Nasional. Cameo Project melibatkan banyak musisi dan bekerjasama dengan Eka Gustiwana. Cara semacam ini dapat diandalkan untuk memberikan variasi dalam konten.

Untuk saat ini, kiprah Cameo semakin terbukti dengan terpilihnya mereka sebagai Agent for Change. Hanya ada 13 youtbers yang terpilih dari seluruh dunia untuk predikat tersebut. Dengan kepercayaan tersebut, Cameo Project makin giat mengedukasi pemuda. Misalnya dengan tour 10 kota (bersama Maarif Institute) untuk melakukan seminar dan workshop. Seminarnya mengambil tema kebhinnekaan sedangkan workshop diarahkan untuk memotivasi pemuda membuat konten yang positif.

Dalam perjalanan karya mereka, tak jarang haters singgah. Terkhusus ketika mereka tidak segan menampakkan posisi tertentu terhadap isu politik belakangan. Namun sekali lagi Yosi dan Andry menganggap itu sebagai perkara wajar dan tidak mengijinkan itu mengusik idealisme mereka dalam berkarya. Satu yang terpenting dan terus dijaga oleh Cameo Project adalah konsistensi membuat video bukan atas dasar viewers tapi atas harapan bahwa video mereka bisa membawa perubahan dan inspirasi.


Photo By: Argha

Nah obrolan penuh tawa akhirnya berujung dengan satu pertanyaan yang memang kami ajukan ke semua narasumber. Khusus untuk pertanyaan satu ini, kami akan mengutip secara langsung jawaban mereka.

Menurut Yosi dan Andry apa definisi sukses?

“Sukses itu, ketika kita tahu apa yang kita lakukan sudah ada dalam panggilanNya. Ketika kita tahu diciptakan untuk apa. Banyak orang sampai dewasa bahkan tidak tahu mau jadi apa. Matanya masih ke kiri dan ke kanan. Bagi mereka mungkin patokan sukses adalah banyak uang, terkenal, posisi jabatan. Namun buat saya bukan itu semua. Begitu Yesus bilang kita adalah garam dan terang, maka itu bicara soal fungsi. Kita akan dinilai sejauh mana perbuatan dan perkataan kita konsisten sesuai dengan firman Tuhan. Menjadi berhasil artinya kita mampu memaksimalkan apa yang kita punya. Uang, posisi, dan popularitas hanyalah bonus. You don’t have worry about it. Selama loe hidup loe harus berpikir cuman fokus pada what you can give not on what you can get. Kalau loe bisa berpikir demikian berarti loe sukses!
Yosi
“Menikmati kehidupan saat ini adalah salah satu bentuk kesuksesan buatku. Dulu aku pengen jadi film maker, aku suka banget story telling. Tapi satu titik aku sadar ternyata gak gampang dan aku kurang ngotot karena melihat jalan tersebut. Sampai Tuhan membawaku kecemplung di Youtube. Lalu aku makin paham bahwa keinginan jadi film maker tujuannya mau share good value. Itu aja. Alasan itu yang bikin aku lega dan damai karena that’s exactly what I’m doing, hanya beda media. Maka sekarang aku enjoy banget sama hidupku. Masalah pemasukan pasti penuh perjuangan, tapi toh Tuhan masih selalu cukupikan bahkan kadang berlebih untuk bisa nikmati hidup. Gue juga uda tahu persis gak mungkin kerja di Bank ((lalu gelak tawa keras)), sekarang apapun dinikmati aja, yang penting kita jalani hidup sesuai fungsi kita.”
Andry


Photo By: Argha

Inilah wawancara singkat IGNITE dan CAMEO PROJECT. Obrolan penuh tawa ini kami harap dapat menjadi inspirasi, bahwa teknologi yang pesat berkembang merupakan peluang besar untuk menyebarkan konten kreatif dan jadi berkat untuk orang lain. CAMEO PROJECT telah melakukannya. Bagaimana dengan kita?

 

Want to Submit an Article

Untuk menjadi bagian dari gerakan generasi
muda Kristen Indonesia. Kirimkan karyamu ke:

contribute@ignitegki.com

 

STORE
BY:TWELVE

 

 

 

 

 

STAY UPDATE WITH IGNITE!
SUBSCRIBE